Puji syukur
kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmatnya sehingga
makalah ini dapat tersusun. Salawat serta salam senantiasa tercurahkan selalu
kepada junjungan nabi besar muhammad SAW, karena beliau yang telah membawa
manusia dari zaman kebodohan menuju zaman yang modern yang penuh dengan ilmu
pengetahuan. Terima kasih saya ucapkan kepada dosen pembimbing mata kuliah Dokumentasi
Keperawatan, mudah-mudahan ilmu yang beliau berikan kepada saya khususnya dan
kepada kami semua bermanfaat. Penyusunan makalah ini diajukan sebagai salah
satu tugas pada mata kuliah Dokumentasi Keperawatan. Demikian penyususnan
makalah ini semoga bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya pada pembaca.
Pasuruan,
07 Oktober 2013
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
Dokumentasi keperawaratan adalah suatu sistem
pencatatan dan pelaporan informasi tentang status kesehatan klien serta semua
kegiatan asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat (Potter dan Perry,
1984). Dokumentasi keperawatan
adalah pengumpulan, penyimpanan dan desiminasi informasi guna mempertahankan
sejumlah fakta yang penting secara terus menerus pada suatu waktu terhadap sejumlah kejadian (F.T Fisch Bach, 1991).
Keperawatan kesehatan jiwa adalah proses
interpersonal yang berupaya untuk meningkatkan dan mempertahankan perilaku yang
mengkontribusikan pada fungsi yang terintegrasi. Pasien atau sistem klien dapat berupa individu, keluarga,
kelompok, organisasi atau komunitas ( Stuart Sundeen, 1995). Keperawatan kesehatan mental dan psikiatri adalah suatu
bidang spesialisasi praktik keperawatan yang menerapkan teori perilaku manusia
sebagai ilmunya dan penggunaan diri sendiri secara terapeutik sebagai kiatnya
(ANA, 1995). Faktor-faktoir yang dapat
mempengaruhi ada yang datang dari dalam sendiri perawat (intrinsik) dan ada
yang datang dari luar diri (ektrinsik). Faktor
instrinsik dapat berupa ; motivasi, pengetahuan dan kebutuhan. Motivasi atau
dorongan merupakan suatu usaha untuk memenuhi kebutuhan yang harus terpuaskan
(Heri Purwanto, 1999)
BAB
II
PEMBAHASAN
Proses
Keperawatan Kesehatan Jiwa
Proses keperawatan pada klien
dengan masalah kesehatan jiwa merupakan tantangan yang unik karena masalah
kesehatan jiwa mungkin tidak dapat dilihat langsung seperti pada masalah
kesehatan fisik, memperlihatkan gejala yang berbeda dan muncul oleh berbagai
penyebab. Proses keperawatan merupakan sarana/wahana kerjasama perawat dengan
klien, yang umumnya pada tahap awal peran perawat lebih besar dari pada peran
klien, namun pada proses akhirnya diharapkan peran klien lebih besar daripada
peran perawat, sehingga kemandirian klien dapat dicapai (Keliat,1998).
Manfaat proses keperawatan dapat
disimpulkan sebagai berikut :
- Manfaat Bagi Perawat :
-Peningkatan otonomi, percaya diri
dalam memberikan asuhan keperawatan.
-Tersedianya pola pikir/kerja yang logis, ilmiah,
sistematis dan terorganisasi.
-Pendokumentasian dalam proses keperawatan memperlihatkan
perawat bertanggung jawab dan
bertanggung gugat.
-Peningkatan kepuasan kerja.
-Sarana/wahana desiminasi IPTEK keperawatan.
-Pengembangan karier, melalui pola pikir penelitian
- Manfaat Bagi Klien :
-Asuhan yang diterima bermutu dan
dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
-Terhindar dari malpraktik.
DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN JIWA
- Pengkajian
Pengkajian merupakan tahap awal dan
dasar utama dari proses keperawatan, yang terdiri atas pengumpulan data dan
perumusan kebutuhan atau masalah klien. Data yang dikumpulkan meliputi data biologis,
psikologis, sosial, dan spiritual.
Pengelompokan data pada pengkajian kesehatan jiwa dapat pula berupa faktor predisposisi, faktor presipitasi, penilaian terhadap stressor, sumber koping dan kemampuan koping yang dimiliki klien (Stuart dan Sundeen 1995, dikutip : Keliat, 1998). Cara lain dapat berfokus pada lima dimensi yaitu Fisik, emosional, intelektual, sosial dan spiritual. Untuk dapat menjaring data dikembangkan formulir pengkajian dan petunjuk teknis pengkajian agar mudah dalam pengkajian. Adapun isi pengkajian meliputi : Identitas klien, keluhan utama/alasan masuk, faktor predisposisi, aspek pisik/biologis, aspek psikologis, status mental, kebutuhan persiapan pulang, mekanisme koping, masalah psikososial dan lingkungan, pengetahuan dan aspek medik. Data yang diperoleh dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu data obyektif dan data subyektif. Selanjutnya perawat dapat menyimpulkan kebutuhan atau masalah klien sebagai berikut :
Pengelompokan data pada pengkajian kesehatan jiwa dapat pula berupa faktor predisposisi, faktor presipitasi, penilaian terhadap stressor, sumber koping dan kemampuan koping yang dimiliki klien (Stuart dan Sundeen 1995, dikutip : Keliat, 1998). Cara lain dapat berfokus pada lima dimensi yaitu Fisik, emosional, intelektual, sosial dan spiritual. Untuk dapat menjaring data dikembangkan formulir pengkajian dan petunjuk teknis pengkajian agar mudah dalam pengkajian. Adapun isi pengkajian meliputi : Identitas klien, keluhan utama/alasan masuk, faktor predisposisi, aspek pisik/biologis, aspek psikologis, status mental, kebutuhan persiapan pulang, mekanisme koping, masalah psikososial dan lingkungan, pengetahuan dan aspek medik. Data yang diperoleh dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu data obyektif dan data subyektif. Selanjutnya perawat dapat menyimpulkan kebutuhan atau masalah klien sebagai berikut :
1)
Tidak
ada masalah tetapi ada kebutuhan :
Klien tidak memerlukan peningkatan
kesehatan, klien hanya memerlukan pemeliharaan kesehatan dan memerlukan follow
up secara periodik karena tidak ada masalah serta klien telah mempunyai pengetahuan
untuk antisipasi masalah. Klien memerlukan peningkatan kesehatan berupa
prevensi dan promosi sebagai program antisipasi terhadap masalah.
2)
Ada
masalah dengan kemungkinan :
Risiko terjadi masalah karena sudah
ada faktor yang dapat menimbulkan masalah. Aktual terjadi masalah disertai data pendukung. Umumnya
sejumlah masalah klien saling berhubungan dan dapat digambarkan sebagai pohon
masalah (Fasid,1993 dan INJF, 1996 dikutip : 1998). Agar penentuan pohon
masalah dapat dipahami dengan jelas, penting untuk diperhatikan tiga komponen
yang terdapat pada pohon masalah yaitu : penyebab (causa) masalah utama (core
problem) dan effect (akibat). Masalah utama adalah prioritas masalah klien dari
beberapa masalah yang dimiliki klien. Penyebab adalah salah satu dari beberapa
masalah klien yang merupakan penyebab masalah utama. Akibat adalah salah satu dari
beberapa masalah klien yang merupakan efek/akibat dari masalah utama.
- Diagnosa
Keperawatan
Pengertian diagnosa keperawatan
yang dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut :
§
Diagnosa
keperawatan adalah penilaian atau kesimpulan yang diambil dari pengkajian
(Gabie, dikutip oleh Carpenito, 1993).
§ Diagnosa keperawatan adalah masalah
kesehatan aktual atau potensial dan berdasarkan pendidikan dan pengalamannya
perawat mampu mengatasinya, (Gordon, dikutip oleh Carpenito, 1983)
§ Diagnosa keperawatan adalah penilaian
klinis tentang respon aktual atau potensial dari individu, keluarga atau
masyarakat terhadap masalah kesehatan/proses kehidupan (Carpenito, 1995)
§ Diagnosa keperawatan adalah identifikasi
atau penilaian terhadap respon klien baik aktual maupun potensial. (Stuart dan
Sundeen, 1995).
Diagnosa keperawatan dapat dirumuskan PE (Problem, Etiologi) keduanya ada hubungan sebab akibat dan rumusan PES (Problem, Etiologi, Simptom atau gejala sebagai data penunjang). Adapun tipe-tipe diagnosanya yaitu : Diagnosa aktual, diagnosa resiko tinggi, diagnosa mungkin dan masalah kolaboratif.
Diagnosa keperawatan dapat dirumuskan PE (Problem, Etiologi) keduanya ada hubungan sebab akibat dan rumusan PES (Problem, Etiologi, Simptom atau gejala sebagai data penunjang). Adapun tipe-tipe diagnosanya yaitu : Diagnosa aktual, diagnosa resiko tinggi, diagnosa mungkin dan masalah kolaboratif.
- Rencana
Tindakan
Keperawatan Rencana tindakan
keperawatan terdiri dari tiga aspek yaitu tujuan umum, tujuan khusus dan
rencana tindakan keperawatan. Tujuan umum memfokuskan kepada penyelesaian
masalah (P) dari diagnosa tertentu, tujuan umum dapat dicapai jika serangkaian
tujuan khusus telah dicapai. Tujuan khusus berfokus pada penyelesaian etiologi
(E) dari diagnosa tertantu. Tujuan khusus merupakan rumusan kemampuan klien
yang perlu dicapai atau dimiliki klien.
Umumnya kemampuan pada tujuan khusus dapat dibagi menjadi tiga aspek (Stuart dan Sundeen, 1995) yaitu kemampuan kognitif yang diperlukan untuk menyelesaikan etiologi dari diagnosa keperawatan, kemampuan psikomotor yang diperlukan agar etiologi dapat selesai dan kemampuan afektif agar klien precaya akan kemampuan menyelesaikan masalah. Kata kerja yang digunakan untuk menuliskan tujuan ini harus berfokus pada perilaku.
Umumnya kemampuan pada tujuan khusus dapat dibagi menjadi tiga aspek (Stuart dan Sundeen, 1995) yaitu kemampuan kognitif yang diperlukan untuk menyelesaikan etiologi dari diagnosa keperawatan, kemampuan psikomotor yang diperlukan agar etiologi dapat selesai dan kemampuan afektif agar klien precaya akan kemampuan menyelesaikan masalah. Kata kerja yang digunakan untuk menuliskan tujuan ini harus berfokus pada perilaku.
- Implementasi
Tindakan Keperawatan Implementasi tindakan keperawatan disesuaikan dengan rencana tindakan keperawatan. Sebelum melaksanakan tindakan yang sudah direncanakan, perawat perlu menvalidasi dengan singkat apakah rencana tindakan masih sesuai dan dibutuhkan klien sesuai dengan kondisinya saat ini (here and now). Perawat juga menilai diri sendiri, apakah mempunyai kemampuan interpersonal, intelektual, teknikel, sesuai dengan tindakan yang akan dilaksanakan. Dinilai kembali apakah aman bagi klien. Lakukan kontrak dengan klien yang diharapkan. Dokumentasikan semua tindakan yang dikerjakan dan respon klien.
- Evaluasi
Tindakan Keperawatan
Evaluasi adalah proses yang
berkelanjutan untuk menilai efek dari tindakan keperawatan kepada klien.
Evaluasi dilakukan terus menerus pada respons klien terhadap tindakan keperawatan
yang dilaksanakan. Evaluasi dibagi menjadi dua yaitu evaluasi proses atau
formatif dilakukan setiap selesai melaksanakan tindakan, evaluasi hasil atau
sumatif dilakukan dengan membandingkan respon klien pada tujuan khusus dan
tujuan umum yang telah ditentukan.
Evaluasi dapat dilakukan dengan
menggunakan pendekatan SOAP, sebagai pola pikir:
S = Respon subyektif klien terhadap tindakan keperawatan yang telah dilaksanakan.
O = Respon obyektif klien terhadap tindakan keperawatan yang telah dilaksanakan.
A = Analisa ulang atas data subyektif dan obyektif atau muncul untuk menyimpulkan apakah masalah baru atau ada data yang kontradiksi dengan masalah yang ada.
S = Respon subyektif klien terhadap tindakan keperawatan yang telah dilaksanakan.
O = Respon obyektif klien terhadap tindakan keperawatan yang telah dilaksanakan.
A = Analisa ulang atas data subyektif dan obyektif atau muncul untuk menyimpulkan apakah masalah baru atau ada data yang kontradiksi dengan masalah yang ada.
P = Perencanaan atau tindak lanjut
berdasarkan hasil analisa pada respon klien.
Rencana tindak lanjut dapat berupa :
Rencana tindak lanjut dapat berupa :
Rencana teruskan, jika masalah
tidak berubah. Rencana
dimodifikasi jika masalah tetap, semua tindakan sudah dijalankan tetapi hasil
belum memuaskan. Rencana dibatalkan jika
ditemukan masalah baru dan bertolak belakang dengan masalah yang ada serta
diagnosa lama dibatalkan. Rencana atau
diagnosa selesai jika tujuan sudah tercapai dan yang diperlukan adalah
memelihara dan mempertahankan kondisi yang baru.
Klien dan keluarga perlu dilibatkan
dalam evaluasi agar dapat melihat perubahan dan berupaya mempertahankan dan
memelihara. Pada evaluasi sangat diperlukan reinforcement untuk menguatkan
perubahan yang positif. Klien dan keluarga juga dimotivasi untuk melakukan self
reinforcement.
PETUNJUK TEKNIK PENGISIAN LEMBAR DOKUMENTASI YANG MENGACU PADA MODEL PIE
- Lembar dokumentasi asuhan
keperawatan :
a. Pengisian nama, umur, jenis
kelamin, dan tanggal, no register.
b. Tiap lembar data diisi problem
intervensi dan evaluasi
- Pada kolom problem ditambahkan data
subyektif dan obyektif.
- Pada kolom intervensi, intervensi
langsung terhadap penyelesaian masalah dengan intervensi dan no masalah
klien yang relevan dicatat yang dibuat oleh PP.
- Pada kolom evaluasi dicatat keadaan
klien sebagai pengaruh dari intervensi yang
diidentifikasi dengan tanda “E” ( Evaluasi ) dan no masalah, berisi 6 jam, shift jaga (pagi, sore,malam) dan paraf perawat.
- Setiap masalah yang diidentifikasi
dievaluasi minimal setiap 8 jam (setiap pergantian shift.
PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA
Setiap melakukan pengkajian, tulis tempat klien dirawat dan tanggal dirawat.
I. Identitas
- Perawat yang merawat klien
melakukan perkenalan dan kontrak dengan Klien tentang : nama perawat, nama
klien, panggilan perawat, panggilan klien, tujuan, waktu, tempat pertemuan,
topik yang akan dibicarakan.
- Usia dan No RM Lihat RM
- Mahasiswa menuliskan sumber data
yang didapat.
II.
Alasan Masuk Tanyakan kepada klien / keluarga:
- Apa yang menyebabkan klien /
keluarga datang ke Rumah Sakit saat ini ?
- Apa yang sudah dilakukan oleh
keluarga mengatasi masalah ini ?
- Bagaimana hasilnya ?
III.
Faktor Predisposisi
- Tanyakan kepada Klien / keluarga
apakah klien pernah mengalami gangguan jiwa dimasa lalu, bila ya beri
tanda " V " pada kotak " ya " dan bila tidak beri
tanda " V " pada kotak " tidak ".
- Apabila pada poin 1 " ya
" maka tanyakan bagaimana hasil pengobatan sebelumnya apabila dia
dapat beradaptasi di masyarakat tanpa gejala - gejala gangguan jiwa maka
beri tanda " V " pada kotak " berhasil " apabila dia
dapat beradaptasi tapi masih ada gejala - gejala sisa maka beri tanda
" V " pada kotak " kurang berhasil " apabila tidah ada
kemajuan atau gejala - gejala bertambah atau menetap maka beri tanda
" V " pada kotak " tidak berhasil ".
- Tanyakan pada klien apakah klien
pernah melakukan dan atau mengalami dan atau menyaksikan penganiayaan
fisik, seksual, penolakan dari lingkungan, kekerasan dalam keluarga dan
tindakan kriminal, beri tanda " V " sesuai dengan penjelasan
klien / keluarga apakah klien sebagai pelaku dan atau korban, dan atau saksi,
maka beri tanda " V " pada kotak pertama, isi usia saat kejadian
pada kotak ke dua. Jika klien pernah sebagai pelaku dan korban dan saksi (
2 atau lebih ) tuliskan pada penjelasan. a. Beri penjelasan secara singkat
dan jelas tentang kejadian yang dialami klien terkait No. 1,2,3. b.
Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data.
- Tanyakan kepada klien / keluarga
apakah ada anggota keluarga Iainnya yang mengalami gangguan jiwa, jika ada
beri tanda " V " pada kotak " ya " dan jika tidak beri
tanda " V " pada kotak " tidak ". Apabila ada anggota
keluarga lama yang mengalami gangguan jiwa maka tanyakan bagaimana
hubungan klien dengan anggota keluarga tersebut. Tanyakan apa gejala yang
dialami serta riwayat pengobatan dan perawatan yang pernah diberikan pada
anggota keluarga tersebut.
- Tanyakan kepada klien/keluarga
tentang pengalaman yang tidak menyenangkan (kegagalan, kehilangan/
perpisahan/ kematian, trauma selama tumbuh kembang) Yang pernah dialami
klien pada masa lalu.
IV.
Fisik Pengkajian fisik difokuskan pada sistem dan fungsi organ;
- Ukur dan observasi tanda-tanda
vital : tekanan darah, nadi, suhu, pernapasan klien.
- Ukur tinggi badan dan berat badan
klien.
- Tanyakan kepada klien/keluarga,
apakah ada keluhan fisik yang dirasakan oleh klien, bila ada beri tanda
" V " di kotak " ya " dan bila " tidak "
beri tanda " V " pada kotak tidak.
- Kaji Iebih lanjut sistem dan fungsi
organ dan jelaskan sesuai dengan keluhan yang ada.
- Masalah keperawatan ditulis sesuai
dengan data yang ada.
V.
Psikososial
1. Genogram
- Buatlah genogram minimal tiga generasi
yang dapat menggambarkan hubungan klien dan keluarga.
- Jelaskan masalah yang terkait
dengan komunikasi, pengambilan keputusan dan pola asuh.
- Masalah keperawatan ditulis sesuai
dengan data.
2. Konsep diri
- Gambaran diri :
-Tanyakan persepsi klien terhadap
tubuhnya, bagian tubuh yang disukai dan tidak disukai.
- Identitas diri, tanyakan tentang :
-Status dan posisi klien sebelum
dirawat.
-Kepuasan klien terhadap status dan
posisinya (sekolah, tempat kerja, keompok).
-Kepuasan klien sebagai
laki-Iaki/perempuan.
- Peran: Tanyakan :
-Tugas/ peran yang diemban dalam keluarga/kelompok/
masyarakat
-Kemampuan klien dalam melaksanakan
tugas/ peran tersebut
- Ideal diri :
-Tanyakan Harapan terhadap tubuh,
posisi, status, tugas/peran.
-Harapan klien terhadap lingkungan
(keluarga, sekolah, tempat kerja, masyarakat)
-Harapan klien terhadap penyakitnya.
- Harga diri :
-Tanyakan Hubungan klien dengan
orang lain sesuai dengan kondisi no.2 a, b, c,d.
-Penilaian/ penghargaan orang lain terhadap
diri dan kehidupannya.
- Masalah keperawatan ditulis sesuai
dengan data.
3. Hubungan sosial
- Tanyakan pada klien siapa orang
yang berarti dalam kehidupannya, tempat mengadu, tempat bicara, minta
bantuan atau sokongan.
- Tanyakan pada klien kelompok apa
saja yang diikuti dalarn masyarakat.
- Tanyakan pada klien sejauh mana ia
terlibat dalam kelompok dimasyarakat.
d Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data
4. Spiritual
- Nilai dan keyakinan : Tanyakan
tentang: · Pandangan dan keyakinan, terhadap gangguan jiwa sesuai dengan
norma budaya dan agama yang dianut. · Pandangan masyarakat setempat
tentang gangguan jiwa.
- Kegiatan ibadah : Tanyakan: ·
Kegiatan ibadah dirumah secara individu dan kelompok. · Pendapat klien/
keluarga tentang kegiatan ibadah.
- Masalah keperawatan ditulis sesuai
dengan data
VI. Status Mental Beri tanda "
V " pada kotak sesuai dengan keadaan klien boleh lebih dari satu
- Penampilan. Data ini didapatkan
melalui hasil observasi perawat / keluarga
§ Penampilan tidak rapi jika dari ujung
rambut sampai ujung kaki ada yang tidak rapi. Misalnya : rambut acak-acakan,
kancing baju tidak tepat, resleting tidak dikunci, baju terbalik, baju tidak
diganti-ganti.
§
Penggunaan
pakaian tidak sesuai misalnya : pakaian dalam, dipakai diluar baju.
§ Cara berpakaian tidak seperti biasanya
jika. penggunaan pakaian tidak tepat (waktu, tempat, identitas, situasi/
kondisi).
§
Jelaskann hal-hal yang ditampilkan klien dan
kondisi lain yang tidak tercantum.
§ Masalah keperawatan ditulis sesuai
dengan data.
- Pembicaraan
a. Amati pembicaraan yang ditemukan pada
klien, apakah cepat, keras, gagap, membisu, apatis dan atau lambat
b. Bila pembicaraan berpindah-pindah dari
satu kalimat ke kalimat lain yang tak ada kaitannya beri tanda " V "
pada kotak inkoheren.
c. Jelaskan hal-hal yang tidak tercantum.
d. Masalah keperawatab ditulis sesuai
dengan data.
- Aktivitas motorik Data ini
didapatkan melalui hasil observasi perawat/ keluarga.
a. Lesu, tegang, gelisah sudah jelas.
b. Agitasi = gerakan motorik yang
menunjukkan kegelisahan,
c. Tik = gerakan-gerakan kecil pada otot
muka yang tidak terkontrol.
d.
Grimasen
= gerakan otot muka yang berubah-ubah yang tidak dapat Dikontrol klien.
e. Tremor = jari- jari yang tampak gemetar
ketika klien menjulurkan tangan dan merentangkan jari-jari.
f. Kompulsif = kegiatan yang dilakukan
berulang-ulang dan seperti berulang kali mencuci tangan, mencuci muka, mandi,
mengeringkan tangan dan sebagainya.
g.
Jelaskan
aktivitas yang ditampilkan klien dan kondisi lain yang tidak tercantum.
h.
Masalah
keperawatan ditulis sesuai dengan data.
- Alam perasaan.
Data ini didapatkan melalui hasil observasi perawat / keluarga.
a.
Sedih,
putus asa, gembira yang berlebihan sudah jelas
b.
Ketakutan
= objek yang ditakuti sudah jelas.
c.
Khawatir
= objeknya belum jelas.
d.
Jelaskan
kondisi klien yang tidak tercantum.
e.
Masalah
keperawatan ditulis sesuai data.
- Afek
Data ini didapatkan melalui hasil observasi perawat/keluarga.
a.
Datar
= tidak ada perubahan roman muka pada saat ada stimulus yang
b.
menyenangkan
atau menyedihkan.
c.
Tumpul
= hanya bereaksi bila ada stimulus emosi yang kuat.
d.
Labil = emosi yang cepat berubah-ubah.
e.
Tidak
sesuai = emosi yang tidak sesuai atau bertentangan dengan stimulus yang ada.
f.
Jelaskan
hal-hal yang tidak tercantum.
g.
Masalah
keperawatan ditulis sesuai dengan data.
- lnteraksi selama wawancara
Data ini didapatkan melalui hasil wawancara dan observasi perawat dan keluarga
a.
Bermusuhan,
tidak kooperatif, mudah tersinggung sudah jelas.
b.
Kontak
mata kurang - tidak mau menatap lawan bicara.
c. Defensif - selalu berusaha
mempertahankan pendapat dan kebenaran dirinya.
d. Curiga - menunjukan sikap/ perasaan
tidak percaya pada orang lain
e. Jelaskan hal-hal yang tidak tercantum.
f. Masalah keperawatan sesuai dengan data.
- Persepsi.
a. Jenis-jenis halusinasi sudah jelas,
kecuali penghidu sama dengan penciuman.
b. Jelaskan isi halusinasi, frekuensi,
gejala yang tampak pada saat klien berhalusinasi.
c. Masalah keperawatan sesuai dengan data
- Proses Pikir
Data diperoleh dari observasi dan
saat wawancara
a. Sirkumstansial : pembicaraan yang
berbelit-belit tapi sampai pada tujuan pembicaraan.
b. Tangensial : pembicaraan yang
berbelit-belit tapi tidak sampai pada tujuan.
c. Kehilangan asosiasi : pembicaraan tak
ada hubungan antara satu kalimat dengan kalitnat lainnya, dan klien tidak
menyadarinya.
d. Flight of ideas : pembicaraan.yang
meloncat dari satu topik ke topik lainnya, masih ada hubungan yang tidak logis
dan tidak sampai pada tujuan.
e. Bloking : pembicaraan terhenti tiba-tiba
tanpa gangguan eksternal kemudian dilanjutkan kembali.
f. Perseverasi : pembicaraan yang diulang
berkali-kali.
g. Jelaskan apa yang dikatakan oleh klien
pada saat wawancara.
h.
Masalah
keperawatan sesuai dengan data.
- lsi Pikir
Data didapatkan melalui wawancara.
a. Obsesi : pikiran yang selalu muncul
walaupun klien berusaha menghilangkannya.
b. Phobia : ketakutan yang phatologis/
tidak logis terhadap objek/ situasi tertentu.
c. Hipokondria : keyakinan terhadap adanya
gangguan organ dalam tubuh yang sebenarnya tidak ada.
d. Depersonalisasi : perasaan klien yang
asing terhadap diri sendiri, orang atau lingkungan.
e. Ide yang terkait : keyakinan klien
terhadap kejadian yang terjadi lingkungan yang bermakna dan terkait pada
dirinya.
f. Pikiran magis : keyakinan klien tentang
kemampuannya melakukan hal-hal yang mustahil/ diluar kemampuannya.
g.
Waham.
§
Agama
: keyakinan klien terhadap suatu agama secara berlebihan dan diucapkan secara
berulang tetapt tidak sesuai dengan kenyataan.
§
Somatik
: klien mempunyai keyakinan tentang tubuhnya dan dikatakan secara berulang yang
tidak sesuai dengan kenyataan.
§
Kebesaran
: klien mempunyai keyakinan yang berlebihan terhadap kemampuannya yang
disampaikan secara berulang yang tidak sesuai dengan kenyataan.
§
Curiga
: klien mempunyai keyakinan bahwa ada seseorang atau kelompok yang berusaha
merugikan atau mencederai dirinya yang disampaikan secara berulang dan tidak
sesuai dengan kenyataan.
§
Nihilistik
: klien yakin bahwa dirinya sudah tidak ada di dunia/ meninggal yang dinyatakan
secara berulang yang tidak sesuai dengan kenyataan.
§
Waham
yang bizar :
Ø
Sisip
pikir : klien yakin ada ide pikiran orang lain yang disisipkan didalam pikiran
yang disampaikan secara berulang dan tidak sesuai dengan kenyataan.
Ø
Siar
pikir : klien yakin bahwa orang lain mengetahui apa yang dia pikirkan walaupun
dia tidak menyatakan kepada orang tersebut yang dinyatakan secara berulang dan
tidak sesuai dengan kenyataan.
Ø Kontrol pikir : klien yakin pikirannya
dikontrol oleh kekuatan dari luar.
h. Jelaskan apa yang dikatakan oleh klien
pada saat wawancara.
i.
Masalah
keperawatan sesuai dengan data.
- Tingkat Kesadaran
Data tentang bingung dan sedasi
diperoleh melalui wawancara dan observasi, stupor diperoleh melalui observasi,
orientasi klien (waktu, tempat, orang) diperoleh melalui wawancara
a. Bingung . tampak bingung dan kacau.
b. Sedasi : mengatakan merasa
melayang-layang antara sadar/ tidak sadar.
c. Stupor : gangguan motorik seperti
kekakuan, gcrakan-gerakan yang diulang, anggota tubuh klien dapat dikatakan
dalam sikap canggung dan dipertahankan klien, tapi klien mengerti semua yang
terjadi dilingkungan.
d. Orientasi waktu, tempat, orang jelas
e. Jelaskan data objektif dan subjektif
yang terkait hal-hal diatas.
f. Masalah keperawatan sesuai dengan data.
g. Jelaskan apa yang dikatakan oleh klien
pada saat wawancara
- Memori.
Data diperoleh melalui wawancara
a. Gangguan daya ingat jangka panjang :
tidak dapat mengingat kejadian yang terjadi lebih dari satu bulan
b. Gangguan daya ingat jangka pendek :
tidak dapat mengingat kejadian yang terjadi dalam minggu terakhir.
c. Gangguan daya ingat saat ini : tidak
dapat mengingat kejadian yang baru saja terjadi.
d. Konfabulasi : pembicaraan tidak sesuai
dengan kenyataan dengan memasukan cerita yang tidak benar untuk menutupi
gangguan daya ingatnya.
e. Jelaskan sesuai dengan data terkait.
f. Masalah keperawatan sesuai dengan data
- Tingkat konsentrasi dan berhitung
Data diperoleh melalui wawancara
a. Mudah dialihkan : perhatian klien mudah
berganti dari satu objek ke objek lain.
b. Tidak mampu berkonsentrasi : klien
selalu minta agar pertanyaan diulang/ tidak dapat menjelaskan kembali
pembicaraan.
c. Tidak mampu berhitung : tidak dapat
melakukan penambahan/ pengurangan pada benda-benda nyata.
d. Jelaskan sesuai dengan data terkait.
e.
Masalah
keperawatan sesuai data.
- Kemampuan penilaian
a. Gangguan kemampuan penilaian ringan:
dapat mengambil keputusan yang sederhana dengan bantuan orang lain. Contoh :
berikan kesempatan pada klien untuk memilih mandi dulu sebelum makan atau makan
dulu sebelum mandi. Jika diberi penjelasan, klien dapat mengambil keputusan.
b. Gangguan kemampuan penilaian bermakna :
tidak mampu mengambil keputusan walaupun dibantu orang lain. Contoh : berikan
kesempatan pada klien untuk memilih mandi dulu sebelum makan atau makan dulu
sebelum mandi. Jika diberi penjelasan klien masih tidak mampu mengambil
keputusan.
c. Jelaskan sesuai dengan data terkait.
d. Masalah keperawatan sesuai dengan data.
- Daya Tilik Diri
Data diperoleh melalui wawancara
a. Mengingkari penyakit yang diderita :
tidak menyadari gejala penyakit (perubahan fisik, emosi) pada dirinya dan
merasa tidak perlu pertolongan
b.
Menyalahkan
hal-hal diluar dirinya : menyalahkan orang lain/ lingkungan yang menyebabkan
kondisi saat orang lain/ lingkungan yang menyebabkan kondisi saat ini.
c. Jelaskan dengan data terkait.
d.
Masalah
keperawatan sesuai dengan data.
VII.
Kebutuhan Persiapan Pulang
- Makan
a. Observasi dan tanyakan tentang
frekuensi, jumlah, variasi, macam (suka/ tidak suka/ pantang) dan cara makan.
b. Observasi kemampuan klien dalam
menyiapkan dan membersihkan alat makan.
- BAB/BAK, Observasi kemampuan klien
untuk BAB / BAK.
a.
Pergi,
menggunakan dan membersihkan WC
b. Membersihkan diri dan merapikan pakaian
- Mandi
a. Observasi dan tanyakan tentang
frekuensi, cara mandi, menyikat gigi, cuci rambut, gunting kuku, cukur (kumis,
jenggot dan rambut)
b. Observasi kebersihan tubuh dan bau
badan.
- Berpakaian
a. Observasi kemampuan klien dalam
mengambil, memilih dan mengenakan pakaian dan alas kaki.
b. Observasi penampilan dandanan klien.
c. Tanyakan dan observasi frekuensi ganti
pakaian.
d. Nilai kemampuan yang harus dimiliki
klien: mengambil, memilih dan mengenakan pakaian.
- lstirahat dan tidur Observasi dan
tanyakan tentang:
a.
Lama
dan waktu tidur siang / tidur malam
b.
Persiapan
sebelum tidur seperti: menyikat gigi, cuci kaki dan berdoa.
c.
Kegiatan
sesudah tidur, seperti: merapikan tempat tidur, mandi/ cuci muka dan menyikat
gigi.
- Penggunaan obat Observasi dan
tanyakan kepada klien dan keluarga tentang:
a.
Penggunaan
obat: frekuensi, jenis, dosis, waktu dan cara.
b. Reaksi obat.
- Pemeliharaan kesehatan Tanyakan
kepada klien dan keluarga tentang:
a.
Apa,
bagaimana, kapan dan kemana, perawatan dan pengobatan lanjut.
b. Siapa saja sistem pendukung yang
dimiliki (keluarga, teman, institusi dan lembaga pelayanan kesehatan) dan cara
penggunaannya.
- Kegiatan di dalam rumah Tanyakan kemampuan
klien dalam:
a.
Merencanakan,
mengolah dan menyajikan makanan
b.
Merapikan
rumah (kamar tidur, dapur, menyapu, mengepel).
c.
Mencuci
pakaian sendiri
d. Mengatur kebutuhan biaya sehari-hari
- Kegiatan di luar rumah Tanyakan
kemampuan klien
a.
Belanja
untuk keperluan sehari-hari
b.
Dalam
melakukan perjalanan mandiri dengan jalan kaki, menggunakan kendaraan pribadi,
kendaraan umum)
c. Kegiatan lain yang dilakukan klien di
luar rumah (bayar listrik/ telpon/ air, kantor pos dan bank).
VIII.
Mekanisme Koping
Data didapat melalui wawancara pada
klien atau keluarganya. Beri tanda "V" pada kotak koping yang
dimiliki klien, baik adaptif maupun maladaptif.
FORMULIR PENGKAJIAN KEPERAWATAN
KESEHATAN JIWA
RUANGAN RAWAT _____________________ TANGGAL DIRAWAT ______________
I. IDENTITAS KLIEN
Inisial : _________________ (L/P) Tanggal Pengkajian : _______________Umur : _________________ RM No. : __________________
Informan : _________________
II. ALASAN MASUK
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
III. FAKTOR PREDISPOSISI
1. Pernah mengalami gangguan jiwa di masa lalu ? Ya Tidak
2. Pengobatan sebelumnya. Berhasil kurang berhasil tidak berhasil
3. Pelaku/Usia Korban/Usia Saksi/Usia
Aniaya fisik
Aniaya seksual
Penolakan
Kekerasan dalam keluarga
Tindakan kriminal
Jelaskan No. 1, 2, 3 : _____________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _______________________________________________________
4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa Ya Tidak
Hubungan keluarga Gejala Riwayat pengobatan/perawaran
_______________________ _______________ ______ ___________________
_______________________ _______________ ______ ___________________
Masalah Keperawatan : _________________________________________________________
5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan
___________________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan ________________________________________________________________
IV. FISIK
1. Tanda vital : TD : __________ N : ________ S : _________ P : _______________
2. Ukur : TB : __________ BB : ________
3. Keluhan fisik : Ya Tidak
Jelaskan : ______________________________________________________________
Masalah keperawatan : ______________________________________________________________
V. PSIKOSOSIAL
1. Genogram
Jelaskan : _______________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _______________________________________________________________
2. Konsep diri
a Gambaran diri : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
b. Identitas : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
c. Peran : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
d. Ideal diri : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
e. Harga diri : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _______________________________________________________________
3. Hubungan Sosial
a. Orang yang berarti : _______________________________________________________________
b. Peran serta dalam kegiatan kelompok / masyarakat_______________________________________________
________________________________________________________________________________________
c. Hambatan dalam berbuhungan dengan orang Lain : ______________________________________________
_______________________________________________________________________________________
Masalah keperawatan: ___________________________________________________________________
4. Spiritual
a. Nilai dan keyakinan : ______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________________
b. Kegiatan ibadah : __________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
VI. STATUS MENTAL
1. Penampilan
Tidak rapi Penggunaan pakaian Cara berpakaian tidak seperti
tidak sesuai biasanya
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan :_________________________________________________________________ ___
2. Pembicaraan
Cepat Keras Gagap Inkoheren
Apatis Lambat Membisu Tidak mampu memulai
pembicaraan
lelaskan : ____________________________________________________________________________
Masalah Keperawan : _________________________________________________________________
RUANGAN RAWAT _____________________ TANGGAL DIRAWAT ______________
I. IDENTITAS KLIEN
Inisial : _________________ (L/P) Tanggal Pengkajian : _______________Umur : _________________ RM No. : __________________
Informan : _________________
II. ALASAN MASUK
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
III. FAKTOR PREDISPOSISI
1. Pernah mengalami gangguan jiwa di masa lalu ? Ya Tidak
2. Pengobatan sebelumnya. Berhasil kurang berhasil tidak berhasil
3. Pelaku/Usia Korban/Usia Saksi/Usia
Aniaya fisik
Aniaya seksual
Penolakan
Kekerasan dalam keluarga
Tindakan kriminal
Jelaskan No. 1, 2, 3 : _____________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _______________________________________________________
4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa Ya Tidak
Hubungan keluarga Gejala Riwayat pengobatan/perawaran
_______________________ _______________ ______ ___________________
_______________________ _______________ ______ ___________________
Masalah Keperawatan : _________________________________________________________
5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan
___________________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan ________________________________________________________________
IV. FISIK
1. Tanda vital : TD : __________ N : ________ S : _________ P : _______________
2. Ukur : TB : __________ BB : ________
3. Keluhan fisik : Ya Tidak
Jelaskan : ______________________________________________________________
Masalah keperawatan : ______________________________________________________________
V. PSIKOSOSIAL
1. Genogram
Jelaskan : _______________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _______________________________________________________________
2. Konsep diri
a Gambaran diri : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
b. Identitas : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
c. Peran : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
d. Ideal diri : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
e. Harga diri : _______________________________________________________________
_______________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _______________________________________________________________
3. Hubungan Sosial
a. Orang yang berarti : _______________________________________________________________
b. Peran serta dalam kegiatan kelompok / masyarakat_______________________________________________
________________________________________________________________________________________
c. Hambatan dalam berbuhungan dengan orang Lain : ______________________________________________
_______________________________________________________________________________________
Masalah keperawatan: ___________________________________________________________________
4. Spiritual
a. Nilai dan keyakinan : ______________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________________
b. Kegiatan ibadah : __________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
VI. STATUS MENTAL
1. Penampilan
Tidak rapi Penggunaan pakaian Cara berpakaian tidak seperti
tidak sesuai biasanya
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan :_________________________________________________________________ ___
2. Pembicaraan
Cepat Keras Gagap Inkoheren
Apatis Lambat Membisu Tidak mampu memulai
pembicaraan
lelaskan : ____________________________________________________________________________
Masalah Keperawan : _________________________________________________________________
3. Aktivitas Motorik:
Lesu Tegang Gelisah Agitasi
Tik Grimasen Tremor Kompulsif
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ___________________________________________________
4. Alam perasaaan
Sedih Ketakutan Putus asa Khawatir Gembira berlebihan
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ___________________________________________________
5. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ___________________________________________________
6. lnteraksi selama wawancara
bermusuhan Tidak kooperatif Mudah tersinggung
Kontak mata (-) Defensif Curiga
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
7. Persepsi
Pendengaran Penglihatan Perabaan
Pengecapan Penghidu
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
8. Proses Pikir
sirkumtansial tangensial kehilangan asosiasi
flight of idea blocking pengulangan pembicaraan/persevarasi
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
Lesu Tegang Gelisah Agitasi
Tik Grimasen Tremor Kompulsif
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ___________________________________________________
4. Alam perasaaan
Sedih Ketakutan Putus asa Khawatir Gembira berlebihan
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ___________________________________________________
5. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ___________________________________________________
6. lnteraksi selama wawancara
bermusuhan Tidak kooperatif Mudah tersinggung
Kontak mata (-) Defensif Curiga
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
7. Persepsi
Pendengaran Penglihatan Perabaan
Pengecapan Penghidu
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
8. Proses Pikir
sirkumtansial tangensial kehilangan asosiasi
flight of idea blocking pengulangan pembicaraan/persevarasi
Jelaskan : _________________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ____________________________________________________________________
- Isi
Pikir
Obsesi Fobia Hipokondria
depersonalisasi ide yang terkait pikiran magis
Waham
Agama Somatik Kebesaran Curiga
nihilistic sisip pikir Siar pikir Kontrol pikir
Jelaskan : ___________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
10. Tingkat kesadaran
bingung sedasi stupor
Disorientasi
waktu tempat orang
Jelaskan : ___________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
11. Memori
Gangguan daya ingat jangka panjang gangguan daya ingat jangka pendek
gangguan daya ingat saat ini konfabulasi
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
12. Tingkat konsentrasi dan berhitung
mudah beralih tidak mampu konsentrasi Tidak mampu berhitung sederhana
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
13. Kemampuan penilaian
Gangguan ringan gangguan bermakna
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
14. Daya tilik diri
mengingkari penyakit yang diderita menyalahkan hal-hal diluar dirinya
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
VII. Kebutuhan Persiapan Pulang
1. Makan
Bantuan minimal Bantuan total
2. BAB/BAK
Bantuan minimal Bantual total
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
3. Mandi
Bantuan minimal Bantuan total
4. Berpakaian/berhias
Bantuan minimal Bantual total
5. Istirahat dan tidur
Tidur siang lama : ………………….s/d…………………………
Tidur malam lama : …………………s/d…………………………
Kegiatan sebelum / sesudah tidur
6. Penggunaan obat
Bantuan minimal Bantual total
7. Pemeliharaan Kesehatan
Perawatan lanjutan Ya tidak
Perawatan pendukung Ya tidak
8. Kegiatan di dalam rumah
Mempersiapkan makanan Ya tidak
Menjaga kerapihan rumah Ya tidak
Mencuci pakaian Ya tidak
Pengaturan keuangan Ya tidak
9. Kegiatan di luar rumah
Belanja Ya tidak
Transportasi Ya tidak
Lain-lain Ya tidak
Jelaskan : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
VIII. Mekanisme Koping
Adaptif Maladaptif
Bicara dengan orang lain Minum alkohol
Mampu menyelesaikan masalah reaksi lambat/berlebih
Teknik relaksasi bekerja berlebihan
Aktivitas konstruktif menghindar
Olahraga mencederai diri
Lainnya _______________ lainnya : __________________
Masalah Keperawatan : ______________________________________________________________
IX. Masalah Psikososial dan Lingkungan:
Masalah dengan dukungan kelompok, spesifik ________________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah berhubungan dengan lingkungan, spesifik _____________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah dengan pendidikan, spesifik ________________________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah dengan pekerjaan, spesifik _________________________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah dengan perumahan, spesifik ________________________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah ekonomi, spesifik _________________________________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah dengan pelayanan kesehatan, spesifik ________________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah lainnya, spesifik __________________________________________________________
______________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _________________________________________________________________
X. Pengetahuan Kurang Tentang:
Penyakit jiwa system pendukung
Faktor presipitasi penyakit fisik
Koping obat-obatan
Lainnya : __________________________________________________________________________
Masalah Keperawatan : _____________________________________________________________
Analisa Data
XI. Aspek Medik
Diagnosa Medik : _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
Terapi Medik : _____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
Perawat,(………………….)
DAFTAR PUSTAKA
http://keperawatanjiwa28.blogspot.com/2012/12/makalah-keperawatan-jiwa.html.
Diakses pada 07 Oktober 2013.